Social Media Marketing, Pengertian dan Implementasinya

Siapa yang tidak pernah menggunakan social media? Di era teknologi saat ini, social media berkembang dengan pesat. Hampir setiap generasi yang berada di era digital ini mengetahui dan memanfaatkan social media. Tingginya pengguna membuat social media marketing jadi sangat menggiurkan bagi para digital marketer.

Tingginya minat pengguna terhadap sosial media menunjukkan besarnya pasar yang dapat dijangkau oleh produsen. Belum lagi, penyedia sosial media memang memberikan space bagi marketer untuk mengiklankan produknya.

Marketing melalui social media inilah yang disebut dengan social media marketing. Kali ini, Saya akan membagikan pengertian social media marketing dan seperti apa implementasinya.

Apa Itu Social Media Marketing?

Sebelum kita mempelajari lebih jauh tentang implementasi social media marketing, alangkah lebih baik jika kita ketahui dulu pengertian social media marketing itu sendiri.

Social media marketing adalah usaha usaha yang dilakukan untuk mendapatkan traffic dan atensi dari audiens melalui sosial media untuk meraih target pemasaran.

Sosial media itu sendiri memiliki segmentasi masing masing. Misalnya, pengguna twitter memiliki ketertarikan pada update tulisan yang singkat dan berita terbaru. Sementara Facebook memiliki jangkauan yang luas terhadap konsumen yang tertarik pada foto, video, dan sharing activity.

Baca Juga : Pengertian Above the Line, Below the Line dan Through the Line beserta Contohnya

Mengapa Social Media Marketing Itu Penting?

1. Membangun Komunitas

Social media dapat membuat sebuah brand semakin dekat dengan pelanggannya. Jika dapat dimanfaatkan dengan baik, kedekatan konsumen dengan brand yang dipakainya dapat membangun loyalitas dalam diri konsumen tersebut.

Kumpulan konsumen yang loyal akan sangat membantu costumer retention. Adanya komunitas konsumen terhadap suatu brand akan membuat brand awareness semakin meluas.

2. Meningkatkan Awareness

Pengguna social media sangatlah banyak dan luas. Memiliki social media dengan konten yang menarik akan membuat banyak interaksi dengan user social media lainnya.

Dengan mengetahui kebutuhan pengguna social media, brand / produk dapat memanfaatkannya untuk meningkatkan awareness terhadap produk mereka.

3. Improve Customer Service

Social media dapat membuat customer service system berada di level selanjutnya. Customer service dapat dengan cepat mengatasi masalah – masalah konsumen karena konsumen dapat mengutarakan masalahnya secara cepat.

Selain itu, perusahaan juga dapat mengatasi kekurangan – kekurangan produknya. Hal tersebut dikarenakan sentimen terhadap suatu produk di social media sangat mudah dibaca untuk dapat ditelaah dalam rangka pengembangan produk

4. Meningkatkan Penjualan

Ini tentunya goal yang sangat diinginkan setiap digital marketer saat ingin memulai social media marketing. Ya, tentu saja social media marketing dapat meningkatkan penjualan.

Implementasi – implementasi social media berikut dapat berujung pada pembelian. Simak selengkapnya!

Baca Juga : Marketing Mix 7P, Pengertian dan Contoh Lengkap

Implementasi Social Media Marketing

Sosial media marketing itu sendiri diimplementasikan melalui platform platform yang saat ini digandrungi banyak konsumen. Platform-platform terkenal tersebut antara lain:

  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • LinkedIn
  • YouTube
  • Social media lainnya

Dalam mengelola sosial media marketing pada platform-platform tersebut, marketer akan melalui 2 cara yaitu dengan cara paid dan organic.

Baca Juga : Pengertian SWOT dan BCG Menurut Para Ahli Beserta Contoh

Organic Social Media Marketing

Mirip dengan search engine optimization, organic social media marketing adalah mengembangkan sosial marketing melalui media sosial dengan cara organic.

Beberapa poin yang dapat kita perhatikan dari organic social media marketing adalah content, hashtag, dan influencer marketing.

1. Content

Content di social media bisa bermacam-macam, tergantung platformnya. Pada twitter, kita akan membutuhkan konten berupa copywriting yang singkat dan menjual. Namun, pada Instagram dan Facebook kita akan lebih membutuhkan konten berupa foto atau video.

Selain itu, caption juga berperan penting dalam pembuatan content. Caption yang menarik akan membuat konsumen penasaran. Selain itu, pada caption inilah penjelasan produk dapat dijelaskan secara lebih detail. Berbeda dengan foto atau video di mana tulisan dibuat dengan lebih singkat dan padat.

2. Hashtag

Untuk menjangkau konsumen yang lebih luas, hashtag merupakan salah satu komponen yang tidak boleh dilewatkan.

Mengapa demikian?

Hashtag sering digunakan user untuk mencari produk yang mereka senangi/butuhkan. Orang-orang yang bergerak di bidang konten biasanya akan menggunakan hashtag dengan pencarian terbanyak untuk memperkaya kontennya.

3. Influencer Marketing

Meskipun dikatakan organic, organic social media marketing tidaklah 100% gratis. Influencer marketing adalah promosi / pemasaran yang menggunakan jasa “influencer”

Influencer itu sendiri bisa jadi adalah artis, Youtuber, Selebtweet, atau Selebgram. Biasanya influencer memiliki followers yang banyak. Selain itu, postingan video ataupun foto dari influencer mendapatkan engagement yang tinggi sehingga potensial untuk dijadikan sarana beriklan.

Baca Juga : Pentingnya Mengetahui Product Life Cycle

Paid Social Media Marketing

Paid social media marketing adalah iklan berbayar yang dilakukan pada platform – platform social media. Biasanya, paid social media marketing ini dikenal dengan ads.

Tentunya kita sering mendengar facebook ads, instagram ads, ataupun twitter ads. Semua itu merupakan fitur di social media yang dapat dimanfaatkan oleh marketer untuk mengiklankan produknya.

Paid social media marketing itu sendiri memiliki potensi yang tinggi. Hal tersebut dikarenakan marketer bisa menargetkan iklan kepada spesifik audiens yang memiliki profiling sesuai dengan yang diinginkan marketer. Beberapa paid social media marketing yang bisa digunakan antara lain

1. Facebook Ads

Merupakan platform dari Facebook yang memungkinkan kita untuk mengiklankan produk / jasa di platform Facebook maupun Instagram.

Loh kok Instagram juga pakai Facebook Ads?

Ya, saat ini, Instagram juga merupakan bagian dari Facebook. Sehingga kita juga bisa mengiklankan produk ke Instagram melalui Facebook Ads. Bentuk iklan menggunakan Facebook ads antara lain seperti gambar berikut ini :

Contoh Iklan Facebook
Contoh Iklan Facebook Ads

Contoh di atas adalah contoh dari iklan di Facebook. Kamu mungkin bisa melihatnya ketika scroll beranda Facebook kamu. Iklan yang sama bisa juga muncul melalui Instagram feed atau IG story

Note : iklan di masing – masing orang bisa jadi berbeda. Iklan ditargetkan berdasarkan persona seseorang. Jika kamu terkena iklan suatu produk, bisa jadi kamu termasuk target market produk tersebut.

2. Twitter Ads

Pernah melihat suatu hashtag mendadak trending di Twitter? Bisa jadi hashtag tersebut dioptimasi menggunakan iklan lho! Cara mengenalinya cukup mudah. Trending yang dioptimasi dengan iklan memiliki tanda “sponsored” seperti gambar berikut :

Contoh Iklan Twitter
Contoh Twitter Ads

Twitter ads melayani bermacam – macam ads. Kamu bisa beriklan dengan cara yang sama seperti Facebook (muncul di feed), atau menggunakan trending keyword seperti gambar di atas.

Kapan saat yang tepat untuk menggunakannya? Mana yang lebih baik? wah kalau yang satu ini sepertinya perlu pembelajaran lebih lanjut. akan kita bahas di artikel lainnya.

3. Tiktok Ads

Nah yang satu ini merupakan platform social media ads yang bisa dibilang cukup baru. Seiring perkembangannya zaman, tiktok sudah semakin digandrungi anak – anak zaman now.

Seiring meningkatnya pengguna, para digital marketer juga sudah bisa mengiklankan produknya di TikTok lho! wah tentunya user TikTok memiliki persona tersendiri untuk dapat ditarget oleh para digital marketer.

Nah, itu dia pengertian social media marketing beserta implementasinya. Sebenarnya masih banyak platform social media marketing lain yang bisa digunakan. Tools social media marketing juga sangat banyak untuk membantumu dalam targeting iklan.

Leave a Reply